Membiarkan Bayi Terjemur Matahari, Boleh Tidak, Sih?

Tinggal di negara tropis, membuat Anda tidak bisa menghindari terik matahari. Sama halnya dengan bayi Anda. Jika Anda kerap membawa bayi menggunakan sepeda motor atau angkutan umum, atau sekadar menjemur bayi di pagi hari, Anda wajib memperhatikan kondisi bayi.

Karena pada umur tersebut, bayi belum mampu mengendalikan suhu tubuhnya. Untuk itu, sebelum membawa bayi keluar dari rumah untuk berjemur, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

- Jika Anda menjemur bayi menggunakan stroller, sebaiknya jangan tutup stroller dengan selimut atau kain karena bisa menghambat sirkulasi udara. Akibatnya, terbentuk hawa panas yang bisa meningkatkan suhu bayi. Hal ini bisa menyebabkan dehidrasi pada bayi.

- Ketika berada di bawah sinar matahari, pastikan asupan air bayi cukup. Perhatikan bibir bayi, apabila muncul garis vertikal pada bibir, hal tersebut menandakan bayi mengalami dehidrasi. Perlu diingat bahwa tidak semua air kemasan cocok untuk bayi karena beberapa air kemasan mengandung garam yang tinggi.

- Hindari bayi Anda dari sinar matahari langsung dari pukul 11.00-16.00. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke pantai atau tempat wisata lainnya bagi bayi adalah pagi dan sore hari. Anda bisa menggunakan payung tenda untuk menghindari paparan sinar matahari langsung.

- Untuk durasi, bayi hanya diperbolehkan terpapar sinar matahari langsung selama 20 menit. Kenakan pakaian berbahan katun yang ringan serta topi, dan segera ganti pakaian bayi ketika ia berada di dalam ruangan. Pakaian berbahan katun memudahkan Anda untuk menambah dan mengurangi pakaian agar bayi tetap merasa nyaman, seperti dilansir laman Good Housekeeping. Jika kulit bayi terasa panas ketika dipegang, pindahkan bayi dari terik matahari dan segera beri minum.

- Selalu oleskan tabir surya pada kulit bayi ketika mereka berada di luar ruangan, terutama setelah berenang. Segeralah berkonsultasi ke dokter bila kulit bayi yang belum mencapai usia 1 tahun, terbakar sinar matahari.

(yuri/wida)

Source link


Sumber: http://ift.tt/2cx1ihH