Mengidap Kanker Tiga Kali, Wanita Ini Sumbangkan Rambutnya

Mengalami serangan jantung dan mengidap kanker untuk ketiga kalinya, tidak membuat Jessica Melore putus asa. Bahkan, ia memutuskan untuk memotong dan menyumbangkan rambutnya untuk Free Wigs for Kids, organisasi yang membantu mereka yang berusia di bawah 21 tahun dan harus kehilangan rambutnya akibat penyakit dan kemoterapi.

Wanita yang berusia 34 tahun ini, menuturkan bahwa kehilangan rambut merupakan pengalaman yang traumatis. Namun, pengalaman tersebut hanyalah segelintir masalah yang dialami Jessica.

Jessica terkena serangan jantung parah ketika baru berusia 16 tahun. Ia pun harus mengandalkan alat bantu yang berfungsi memompa jantungnya selama 9 bulan sembari menunggu transplantasi jantung. Akibat komplikasi pada waktu operasi, kaki kirinya harus diamputasi.

Ketika duduk di bangku kuliah, Jessica didiagnosis menderita limfoma non-Hodgkin, kanker yang tumbuh pada sistem limfatik tubuh. Sekali lagi, ia berhasil melawan penyakit tersebut.

Beberapa tahun kemudian, Jessica mengidap limfoma non-Hodgkin dan kembali mengalahkan penyakit tersebut.

Selepas dari bangku kuliah, ia menjadi pembicara motivasi, berusaha mendorong orang lain untuk melihat sisi positif dari sebuah tragedi. “Anda bisa memilih untuk hidup dalam ketakutan, atau Anda bisa memilih untuk menjalani hidup Anda,” merupakan motonya.

Jadi, ketika dokter mendiagnosisnya mengidap kanker rahim dan menyarankannya melakukan kemoterapi, dia memutuskan untuk menyumbangkan rambutnya selagi ia bisa.

“Saya tidak merasa dikutuk. Saya merasa beruntung karena saya memiliki kesempatan hidup kedua, ketiga, keempat, dan sekarang kelima, yang tidak banyak diperoleh orang lain.”

Ia mengatakan rambutnya adalah bagian dari identitasnya. “Jadi, kenapa bukan saya yang mengambil alih situasi, daripada membiarkan kanker yang melakukannya,” tuturnya seperti dilansir laman Woman’s Day.

Rambut Jessica pun digunting dengan model pixie cut, namun ia juga menerima wig dari gratis dari American Cancer Society wig program.

Terakhir, Jessica berpesan bagi para penderita kanker: “Kalian memiliki potensi untuk menginspirasi banyak orang dengan cara membagikan pengalaman dan meningkatkan kedasaran akan pentingnya dana serta penelitian, supaya tidak ada orang lagi yang harus mengalami hal ini.”

(yuri/wida)

Source link


Sumber: http://ift.tt/2e4ciTo