Mitoskah? Anak Mengisap Jempol Tangan Tidak Perlu Dilarang, Ini Penyebabnya

Sedari lahir, orang tua selalu berusaha menanamkan kebiasaan baik kepada anaknya. Berbagai kebiasaan buruk anak, berusaha dihilangkan oleh orang tua, salah satunya adalah kebiasaan mengisap jempol tangan.

Kebiasaan tersebut, seperti dilansir laman Good Housekeeping, biasanya dicegah oleh orang tua karena khawatir akan kuman yang berada pada tangan anak masuk ke dalam tubuh mereka. Namun, menurut sebuah penelitian di New Zealand, kebiasaan tersebut dapat menghindarkan anak dari risiko alergi. Anak yang suka menggigit kuku mereka juga terhindar dari risiko alergi.

Penelitian ini dilakukan terhadap 1000 orang yang lahir pada tahun 1970-an dan mereka menjadi responden penelitian hingga dewasa. Para peneliti melakukan tes alergi kepada responden pada usia 13 dan 32.

Sebagian dari jumlah responden yang tidak mengisap jempol atau menggigit kuku, memiliki setidaknya satu jenis alergi. Sedangkan hanya 1/3 dari jumlah responden yang mengisap jempol atau menggigit kuku, atau melakukan keduanya, yang mengidap alergi.

Hasil penelitian menunjukkan kebiasaan tersebut bermanfaat bagi perkembangan sistem kekebalan anak dalam jangka panjang karena anak terpapar patogen (parasit yang menimbulkan bakteri atau virus) dari usia yang masih kecil.

Penelitian ini sejalan dengan teori yang menyebutkan paparan kuman tersebut menyebabkan sistem kekebalan anak, memerangi penyakit dibanding mengembangkan alergi.

(yuri/wida)

Source link


Sumber: http://ift.tt/2fM2CCl