Bagaimana Menyebut Nama Alat Kelamin Kepada Anak? – KOMPAS.com

Bagaimana Menyebut Nama Alat Kelamin Kepada Anak? – KOMPAS.com - Hallo sahabat Informasi Terbaru, Pada sharing Info Terbaru kali ini yang berjudul Bagaimana Menyebut Nama Alat Kelamin Kepada Anak? – KOMPAS.com, saya telah menyiapkan informasi tekini di sekitar anda. Mudah-mudahan isi postingan Infoterbaru yang saya tulis ini menambah wawasan anda. okelah, cekidot informasi terbaru dari kami.

Judul Post : Bagaimana Menyebut Nama Alat Kelamin Kepada Anak? – KOMPAS.com

lihat juga


Bagaimana Menyebut Nama Alat Kelamin Kepada Anak? – KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com – Banyak orangtua yang merasa risih atau tabu membicarakan kesehatan organ reproduksi, termasuk alat kelamin kepada anak. Ketika anak menanyakan tentang alat kelaminnya, orangtua biasanya akan menggunakan istilah lain untuk menamakan alat kelamin anak.

Pada anak laki-laki misalnya, penis disebut ‘burung’. Akhirnya anak akan mengenal alat kelaminnya itu bernama burung. Nama lain untuk alat kelamin mungkin dianggap orangtua agar lebih sopan untuk diucapkan. Padahal tidak juga.

Psikolog Naomi Ernawati Lestari mengatakan, ketika memberitahu anak tentang alat kelamin, orangtua sebenarnya tak perlu memberikan istilah lain. Sama halnya seperti organ tubuh lainya, ketika mata disebut mata, hidung disebut hidung, telinga disebut telinga, dan lainnya. 

“Alat kelamin itu jangan dibeda-bedakan namanya. Bilang saja penis, bilang saja vagina. Jadi mereka enggak menganggap hal itu sesuatu hal yang tabu,” jelas Naomi di Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Naomi mengatakan, ketika orangtua menyamarkan nama alat kelamin, anak akan merasa hal itu tabu untuk dibicarakan dengan orangtuanya. Akibatnya, anak malah bertanya pada temannya atau mencari di internet yang bisa memberikan informasi keliru.

Memberitahu nama alat kelamin yang benar kepada anak merupakan bagian dari pendidikan seks sejak dini. Orangtua mesti paham tahap perkembangan anak yang mungkin akan bertanya-tanya tentang keberadaan penis di tubuhnya, anak suka memegang penis, atau ada anak yang bertanya mengapa anak perempuan tidak memiliki penis.

Naomi mengatakan, pendidikan seks pun diberikan bertahap sesuai dengan usia anak. Mulai dari memperkenalkan alat kelamin, mengajari anak membersihkan alat kelaminnya agar bertanggung jawab dan belajar menghargai, hingga mengajari anak untuk menjaga organ reproduksinya itu.

“Misalnya, bilang ‘ini (alat kelamin) yang boleh pegang kamu sendiri ya atau nanti dokter kalau kamu sakit’,” ucap Naomi.

Contoh lain misalnya beritahu anak untuk tidak memegang maupun memperlihatkan alat kelamin kepada teman-temannya.  

Pendidikan seks sejak dini sangat penting agar anak bisa menjaga kesehatan organ reproduksinya dan tahu bagaimana menjaga organ intimnya dari orang lain.

Pendidikan seks sejak dini merupakan salah satu kunci untuk menghindari anak dari ancaman predator seksual. Anak menjadi paham ketika ada orang yang melakukan pelecehan seksual. Dengan begitu, anak juga tak ragu untuk menceritakan kepada orangtua ketika ada yang melakukan pelecehan seksual.

Source link


Sumber: http://ift.tt/2lU9Y9c


Demikianlah Artikel Bagaimana Menyebut Nama Alat Kelamin Kepada Anak? – KOMPAS.com

Sekian Informasi Terbaru dari kami Bagaimana Menyebut Nama Alat Kelamin Kepada Anak? – KOMPAS.com, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sekian postingan informasi terbaru kali ini.

Anda baru saja membaca artikel Bagaimana Menyebut Nama Alat Kelamin Kepada Anak? – KOMPAS.com dengan url permalinknya adalah http://dikut.blogspot.com/2017/02/bagaimana-menyebut-nama-alat-kelamin.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.