Girls, Tahukan Kamu Bahwa Makanan Cepat Saji Dapat Mengganggu Kesehatan Organ Dalam Tubuh? – BukaFakta.com

BukaFakta.com – Mengatur pola makan pada sebagian orang adalah kegiatan yang tidak begitu penting. Pasalnya kegemaran dalam mengkonsumsi makanan siap saji masih sangat besar.

Makanan instan merupakan makanan yang sangat nikmat dan lezat bahkan menjadi makanan yang favorit pada sebagian besar masyarakat. Padahal kita sudah tahu bahwa makanan cepat saji sangat tidak baik untuk tubuh dan dapat mengganggu kesehatan.


Efek negative dari makanan cepat saji juga bervariasi. Beberapa bahayanya mengkonsumsi makanan cepat saji dalam jangka panjang :

1. Membuat ketagihan
Hal yang sulit untuk dihindari ketika sudah mengenal makanan cepat saji yaitu faktor ketagihan. Rasanya yang nikmat serta pembuatan yang tidak membutuhkan waktu lama menjadi pilihan yang tepat.

Ketika lidah sudah merasakan makanan cepat saji hal yang terjadi yaitu ingin merasakan makanan tersebut lagi dan lagi. Makanan cepat saji pastinya terbuat dari beberapa bumbu dan bahan yang tidak baik untuk tubuh.

Jika terus menerus mengkonsumsi makanan cepat saji akan membuat kesehatan menjadi terganggu baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

2. Membuat obesitas
Obesitas atau kelebihan badan juga tergolong didalam penyakit. Hal ini sering terjadi pada sebagian orang yang sering mengkonsumsi makanan yang cepat saji.

Gula uatan, perasa buatan yang terdapat dalam makanan cepat saji menyebabkan tubuh semakin gemuk dan tidak terkendali.

Ditambah dengan bahan pengawet yang terdapat didalam makanan tidak bisa mengurangi lemak jahat yang masuk didalam tubuh.

3. Bisa menimbulkan penyakit jantung dan kerusakan hati
Namanya juga makanan cepat saji, bumbu dan bahan nya pun juga tidak baik untuk tubuh. Bahan pengawet dan bahan buatan lainnya yang terdapat dalam makanan cepat saji susah untuk di cerna dalam tubuh.

Hal ini akan memberikan kerja yang sangat ekstra pada hati, karena hati harus melawan racun yang masuk dalam tubuh. Begitu juga dengan jantung yang harus bekerja dua kali lipat dari semestinya.

Source link


Sumber: http://ift.tt/2k2NVbf