Membuai Pasangan Di Hari Valentine, Tak Selalu Perlu Ribet – KOMPAS.com

Membuai Pasangan Di Hari Valentine, Tak Selalu Perlu Ribet – KOMPAS.com - Hallo sahabat Informasi Terbaru, Pada sharing Info Terbaru kali ini yang berjudul Membuai Pasangan Di Hari Valentine, Tak Selalu Perlu Ribet – KOMPAS.com, saya telah menyiapkan informasi tekini di sekitar anda. Mudah-mudahan isi postingan Infoterbaru yang saya tulis ini menambah wawasan anda. okelah, cekidot informasi terbaru dari kami.

Judul Post : Membuai Pasangan Di Hari Valentine, Tak Selalu Perlu Ribet – KOMPAS.com

lihat juga


Membuai Pasangan Di Hari Valentine, Tak Selalu Perlu Ribet – KOMPAS.com


KOMPAS.com
– “Sederhana itu indah,” merupakan ujaran universal yang berlaku juga untuk banyak hal. Cara merayakan Valentine’s Day—hari kasih sayang—pun bukan perkecualian.

Hadiah kejutan yang berlebihan, bisa jadi malah menuai hasil tak sesuai harapan. Menirukan adegan romantis yang kerap muncul dalam film-film pun tak selalu berujung sama. Adegan memasukkan cincin di dalam makanan, misalnya.

“Tanpa sepengetahuan saya, pacar saya menyembunyikan cincin pertunangan dalam burger (yang dimakan). Gigi depan saya rusak ketika menggigitnya (burger berisi cincin),”  tulis seorang perempuan yang menjadi responden survei 1-800 Flower  yang dikutip dailymail.co.uk, Jumat (8/2/2016).

Survei terhadap 2.000 responden di Amerika Serikat itu mendapati banyak perempuan mengaku ingin mendapatkan hal sederhana tetapi berkesan mendalam sebagai hadiah Valentine-nya. Bisa saja, bukan, kehendak yang sama juga ada di hati perempuan di sini?

Sentuhan “misterius” tetap bisa jadi pilihan cara untuk menjadikan hadiah itu berkesan mendalam dan memperhangat hubungan. Caranya, temukan kejutan tak terduga, meski terkesan sederhana, tanpa perlu membuat gigi rontok seperti kisah perempuan di atas.
 
Riset Timothy D Wilson dan kawan-kawan dari Virginia University dan Harvard University pada 2004 mendapati, orang yang menerima hadiah tak terduga atau memiliki unsur misterius akan cenderung merespons positif pengalaman itu. Rasa senang yang dihasilkannya pun bertahan lebih lama.

Gali saja selera pasangan, terutama tentang hal-hal menyenangkan yang bakal mengejutkannya. Telisik aktivitas atau tempat kesukaan, atau hal yang diidamkan tetapi belum terlaksana.

Untuk membangkitkan kembali gelora rasa—terutama pada pasangan yang sudah menjalin hubungan selama beberapa waktu—bisa juga hadiah Valentine diwujudkan dalam rupa perjalanan balik ke masa-masa awal percintaan.

Wing-Yee Cheung dan kawan-kawan, dalam riset yang dipublikasi pada 2013 menemukan, nostalgia bisa meningkatkan rasa optimisme terhadap masa depan, termasuk untuk urusan percintaan.

Tak ada pengecualian soal bentuk “putar ulang masa lalu” ini, bahkan bila wujudnya adalah memberi sekuntum kembang ke pasangan.

Abadikan dan sebar

Biar semua kesan tak hanya berlangsung sehari, abadikan juga momentum pasangan saat merayakan Valentine.  Potret diri bersama pasangan yang diunggah ke media sosial pun bisa menjadi tambahan “bumbu” perayaan yang menguatkan ikatan perasaan.

Dok Vivo Vivo V5Plus Gold

Cukup menggunakan ponsel pintar untuk membuat pijakan kenangan baru untuk hubungan yang lebih hangat pada masa mendatang. Terlebih lagi, teknologi kamera pada ponsel pintar pun sekarang sudah makin tinggi, tak terkecuali untuk kamera depannya.

Vivo V5Plus, misalnya, telah membenamkan teknologi dual front camera, menjadi yang pertama di dunia untuk penggunaan sekaligus dua kamera depan secara bersamaan. Diluncurkan per 10 Februari 2017, satu kamera depan gadget ini memiliki resolusi 20 megapiksel sementara yang satu lagi menggunakan resolusi 8 megapiksel.

Perpaduan dua kamera itu memungkinkan pengguna mendapatkan hasil selfie lebih jernih sekaligus menangkap informasi depth-of-field. Foto yang dihasilkan dari perpaduan dua kamera ini pun akan memunculkan efek bokeh.

Mengunggah foto ke media sosial pun tentu bukan persoalan dilakukan melalui smartphone ini. Biar dunia langsung tahu siapa belahan hati tercinta, bukan?

Alternatif lain
 
Cara-cara sederhana tetapi membekas dalam untuk merayakan Hari Kasih Sayang, bisa pula diracik dengan menelusuri “budaya” peringatan tersebut di berbagai negara.
 
Di Jepang, misalnya, para wanita memberikan hadiah kepada pria tepat pada hari Valentine. Kado umumnya berupa coklat, pernak-pernik khusus, atau gabungan keduanya.
 
Satu bulan kemudian, tepatnya 14 Maret, giliran pria memberikan hadiah balasan pada pasangan wanitanya. Hari ini terkenal dengan sebutan White Day, perayaan yang mulai populer di Jepang pada 1980-an.

Tukar kado seperti kebiasaan di Jepang tersebut dapat pula diadopsi. Namun, Anda tentu perlu membicarakan hal ini dengan pasangan sebelum memutuskan.

Thinkstock/SasinParaksa Ilustrasi kado untuk Hari Kasih Sayang

Denmark punya kebiasaan lain lagi. Warganya punya tradisi mengirimkan mawar putih bernama snowdrops. Masih ada lagi, mereka wajib pula mengirimkan ‘gaekkebrev’ atau surat berisi puisi cinta yang lucu.

Tak berhenti di situ, surat tersebut harus lebih dulu dibentuk menggunakan seni lipat-gunting kertas. Pada akhir surat, tiap huruf dari nama pengirim diganti dengan titik hitam tebal. Kalau nantinya penerima surat dapat menebak nama pengirim, dia akan memperoleh telur.

Sudah menentukan hadiah penanda kasih sayang Anda? Selamat Hari Kasih Sayang!

Source link


Sumber: http://ift.tt/2laahvV


Demikianlah Artikel Membuai Pasangan Di Hari Valentine, Tak Selalu Perlu Ribet – KOMPAS.com

Sekian Informasi Terbaru dari kami Membuai Pasangan Di Hari Valentine, Tak Selalu Perlu Ribet – KOMPAS.com, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sekian postingan informasi terbaru kali ini.

Anda baru saja membaca artikel Membuai Pasangan Di Hari Valentine, Tak Selalu Perlu Ribet – KOMPAS.com dengan url permalinknya adalah http://dikut.blogspot.com/2017/02/membuai-pasangan-di-hari-valentine-tak.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.