Minum Teh Manis Setiap Hari, Risiko Diabetes Meningkat – Tempo

Jum’at, 10 Februari 2017 | 18:01 WIB

Minum Teh Manis Setiap Hari, Risiko Diabetes Meningkat

Ilustrasi minum teh/ teh dan kayu manis. TEMPO/ Nita Dian

TEMPO.CO, Jakarta – Ahli kesehatan mengingatkan menerapkan gaya hidup sehat menjadi faktor terbesar pencegahan munculnya penyakit diabetes.

“Orang terkena diabetes antara lain karena gaya hidup. Konsumsi makanan tak sehat (tinggi kalori, tinggi lemak dan tinggi gula), ditambah kurang aktivitas fisik,” ujar Spesialis penyakit dalam dari RS Siloam Jakarta, dr Mulyani Anny Suryani Gultom di Jakarta, Kamis, 9 Februari 2017.

Dalam sehari, tubuh hanya membutuhkan asupan gula sebanyaak 50 gram atau setara empat sendok makan saja. Jumlah ini setara dengan konsumsi dua gelas teh manis atau dua kali konsumsi kukis per harinya.

“Segelas teh manis mengandung 2 sendok makan gula, minuman kemasan mengandung 2,5 sendok makan gula, lalu kue cokelat mengandung 2 sendok makan gula. Sementara asupan gula per harinya 50 gram atau 4 sendok makan per hari,” kata dia.

Mulyani mengatakan, konsumsi 1 hingga 2 sajian minuman mengandung gula per harinya saja berhubungan dengan sejumlah penyakit degeneratif yakni diabetes tipe dua (26 persen), penyakit jantung (35 persen), dan stroke (16 persen).

“Diabetes sendiri banyak mengakibatkan komplikasi. Kalau terkena mata bisa menyebabkan pendarahan mata sehingga mengakibatkan kebutaan, katarak lebih cepat dibanding orang yang tidak menderita diabetes, penyakit glukoma,” tutur dia.

“Lalu penyakit jantung, kerusakan organ ginjal (gagal ginjal), kalau menyerang organ persarafan bisa memunculkan gejala khas seperti kebas-kebas, kesemutan dan mudah kram,” sambung Mulyani.

ANTARA

Source link


Sumber: http://ift.tt/2kbtGwZ