70 Persen Masyarakat Hidup Di Daerah Bebas Malaria – FAJAR

70 Persen Masyarakat Hidup Di Daerah Bebas Malaria – FAJAR - Hallo sahabat Informasi Terbaru, Pada sharing Info Terbaru kali ini yang berjudul 70 Persen Masyarakat Hidup Di Daerah Bebas Malaria – FAJAR, saya telah menyiapkan informasi tekini di sekitar anda. Mudah-mudahan isi postingan Infoterbaru yang saya tulis ini menambah wawasan anda. okelah, cekidot informasi terbaru dari kami.

Judul Post : 70 Persen Masyarakat Hidup Di Daerah Bebas Malaria – FAJAR

lihat juga


70 Persen Masyarakat Hidup Di Daerah Bebas Malaria – FAJAR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyakit Malaria siapa yang tidak tahu. Perjuangan pemberantasan Malaria untuk Indonesia dimulai tahun 1964 lalu di Yogyakarta yang dikomandoi langsung Presiden RI pertama Soekarno melalui komando pemberantasan  Malaria. Tanggal inipula yang kemudian dijadikan sebagai Hari Kesehatan Nasional.

Seiring waktu berjalan apa saja capaian yang didapat sampai sekarang? Situasi sekarang, angka kejadian saat ini 5 tahun terakhir sejak 2012 sampai 2016, sudah menurun 50 persen. Dari 1,58 persen menjadi 0,84 persen. “Artinya sudah 70 persen masyarakat tinggal didaerah yang bebas Malaria,” kata Dirjen P2PL Kemenkes, Mohamad Subuh dalam temu media, Senin 17 April 2017 di kantor Kemenkes, Jakarta.

Sejak 2015 dibuat target kabupaten/kota yang eliminasi Malaria sampai 2016 sudah 247 kabupaten/kota yang eliminasi Malaria. Sehingga target eliminasi secara nasional pada 2030 bisa tercapai.

Dikatakan Mohamad Subuh kalau pada peringatan Hari Malaria Sedunia 2017 yang dipusatkan di Ternate pada 26 April mendatang, sebanyak 7 kabupaten/kota akan mendapat sertifikat eliminasi Malaria dari Kemenkes.

Penyerahan sertifikat akan diserahkan langsung Menteri Kesehatan pada acara tersebut. “Indonesia Timur masih menjadi penyumbang kasus Malaria secara nasional. Perlahan 5 provinsi yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan NTT dari endemis tinggi menjadi rendah,” kata Subuh.

Dilanjutkan Subuh, dengan adanya eliminasi Malaria bisa juga mendongkrak sektor pariwisata. Misalnya di Mentawai, para wisatawan mancanegara lebih memilih tidur diatas perahu daripada di guest house penduduk.

Dalam pencegahan Malaria perlu diingat ABC. “Kalau A itu awas dan perhatikan faktor risiko, B-nya itu biasakan hindari gigitan nyamuk dengan tidur memaki kelambu, dan C-nya cek darah jika ada gejala Malaria,” ujarnya.

Saat ini sudah 23,2 juta kelambu yang dibagikan. Namun, lanjut Subuh, permasalahan yang dijumpai dimasyarakat adalah banyak juga kelambu tersebut dibuat jala ikan. Untuk itu, partisipasi masyarakat dalam mengendalikan tempat vektor penyebaran Malaria sangat diperlukan.

Seperti yang dilakukan di Ternate, sejumlah pemudanya melakukan sapu bersih terhadap tempat sarang nyamuk dengan menanami tanaman pengusir nyamuk. (Fajar/fmc) 

Source link


Sumber: http://ift.tt/2pIhhPr


Demikianlah Artikel 70 Persen Masyarakat Hidup Di Daerah Bebas Malaria – FAJAR

Sekian Informasi Terbaru dari kami 70 Persen Masyarakat Hidup Di Daerah Bebas Malaria – FAJAR, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sekian postingan informasi terbaru kali ini.

Anda baru saja membaca artikel 70 Persen Masyarakat Hidup Di Daerah Bebas Malaria – FAJAR dengan url permalinknya adalah http://dikut.blogspot.com/2017/04/70-persen-masyarakat-hidup-di-daerah.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.