SELAMAT HARI KARTINI: 3 Wanita Inspiratif Pejuang Kesehatan Masyarakat – Okezone

SELAMAT HARI KARTINI: 3 Wanita Inspiratif Pejuang Kesehatan Masyarakat – Okezone - Hallo sahabat Informasi Terbaru, Pada sharing Info Terbaru kali ini yang berjudul SELAMAT HARI KARTINI: 3 Wanita Inspiratif Pejuang Kesehatan Masyarakat – Okezone, saya telah menyiapkan informasi tekini di sekitar anda. Mudah-mudahan isi postingan Infoterbaru yang saya tulis ini menambah wawasan anda. okelah, cekidot informasi terbaru dari kami.

Judul Post : SELAMAT HARI KARTINI: 3 Wanita Inspiratif Pejuang Kesehatan Masyarakat – Okezone

lihat juga


SELAMAT HARI KARTINI: 3 Wanita Inspiratif Pejuang Kesehatan Masyarakat – Okezone

SAMPAI saat ini, kisah perjuangan R.A Kartini sebagai pahlawan emansipasi tidak pernah luntur dari ingatan wanita Indonesia. Teladan R.A Kartini menginspirasi wanita Indonesia saat ini dalam mengabdi kepada Tanah Air.

Hal ini termasuk dalam dunia kesehatan, ada beberapa nama yang bisa disebut ‘Kartini Masa Kini’ karena peran dan prestasinya, termasuk di dunia kesehatan.

Ketiga nama berikut ini bisa dibilang sebagai pejuang kesehatan yang memperjuangkan hak ibu untuk menyusui atau memberikan Air Susu Ibu (ASI), orang-orang dengan gangguan mental dan pengidap HIV.

Mia Sutanto

Manfaat air susu ibu (ASI) bagi kesehatan anak sangatlah besar, namun masih banyak anak yang kesulitan mendapatkannya karena kurangnya edukasi yang diterima para ibu. Hal tersebut yang kemudian menginspirasi Mia Sutanto untuk menjadi pejuang ASI.

Sumber foto: Pribadi

Berawal dari kegagalan menyusui sampai dua tahun, seperti yang direkomendasikan ahli, membuat perempuan yang menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) ini gigih memperjuangkan hak-hak anak untuk mendapat ASI.

Setelah sempat mengikuti konselor menyusui pada awal 2007 oleh Sentra Laktasi Indonesia, Mia mulai membantu sahabat dan kerabat yang kesulitan menyusui. Pengetahuannya kemudian ia bagikan ke berbagai milis, sampai pada akhirnya ia memutuskan mendirikan AIMI tepat pada 21 April 2007.

Perjalanan bersama AIMI juga tidak mudah. Banyak yang meragukan usaha para ibu yang menjadi anggota organisasi tersebut dan menyepelekan pentingnya perjuangan mengawal hak-hak perempuan dan anak dengan ASI. Namun, Mia yang menjuluki dirinya sebagai “Lactivist” ini terus pantang menyerah dalam mengedukasi perempuan untuk memperjuangkan hak menyusui mereka.

Nova Riyanti Yusuf (Noriyu)

Berhasil menggolkan undang-undang kesehatan jiwa di Indonesia, membuat wanita yang dikenal dengan nama Noriyu ini pantas disebut pejuang wanita. Hasratnya untuk memihak hak-hak para penyandang gangguan mental membuatnya rela terjun ke dunia politik sebagai anggota DPR.

Sumber foto: Helmi/Okezone

Berlatar belakang sebagai lulusan kedokteran dan spesialis ilmu kedokteran jiwa, dalam usianya yang masih muda (32 tahun), Noriyu lantas berkecimpung di dunia politik selama lima tahun. Meski dunianya begitu keras dan berat, ia berhasil menggiring kawan-kawannya di Komisi IX untuk mewujudkan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2014.

Melalui buku berjudul “A Rookie and The Passage of Mental Health Law: An Indonesia Story”, ia memaparkan sebagian kecil masalah kesehatan jiwa yang selama ini masih disepelekan masyarakat dan pemerintah. Baginya, tidak ada kesehatan tanpa kesehatan jiwa, karena fisik yang sehat datang bersama jiwa yang sehat.

Suksma Ratri

Menjadi pengidap HIV positif lantas tidak menghancurkan perempuan ini seumur hidupnya. Sejak titik tersebut, dirinya telah mampu menerima kondisi yang dihadapi, karena sang suami yang mantan pengguna napza suntik.

Sumber foto: Goodnewsfromindonesia

Bahkan sebelum dinyatakan HIV positif, ia telah memiliki dorongan untuk bekerja di Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) HIV. Setelah mengetahui status HIV-nya, ia semakin semangat untuk mendukung orang lain yang menjadi korban HIV agar memiliki keterbukaan yang sama.

HIV ini mungkin menutup satu pintu dalam hidup saya, tapi dia juga membuka seribu jendela, ujarnya. Karena semangatnya, ia pernah duduk di Coordination of Action Research on AIDS and Mobility Asia (Malaysia), menjadi konsultan independen, serta UNAIDS, dan lembaga internasional lainnya sebagai narasumber ketika diminta.

Perjuangannya tidak hanya untuk mendukung mereka yang “tak berdosa” namun mengidap HIV. Ia juga terus berusaha melawan stigma negatif terhadap penyandang HIV positif, termasuk berbagai bentuk diskriminasi yang menyertai.

Source link


Sumber: http://ift.tt/2ppRakg


Demikianlah Artikel SELAMAT HARI KARTINI: 3 Wanita Inspiratif Pejuang Kesehatan Masyarakat – Okezone

Sekian Informasi Terbaru dari kami SELAMAT HARI KARTINI: 3 Wanita Inspiratif Pejuang Kesehatan Masyarakat – Okezone, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sekian postingan informasi terbaru kali ini.

Anda baru saja membaca artikel SELAMAT HARI KARTINI: 3 Wanita Inspiratif Pejuang Kesehatan Masyarakat – Okezone dengan url permalinknya adalah http://dikut.blogspot.com/2017/04/selamat-hari-kartini-3-wanita.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.