Jumlah Korban Keracunan Hari Buruh Jadi 60 Orang – Pikiran Rakyat

SUBANG, (PR).- Jumlah korban diduga mengalami keracunan makanan yang dirawat di RSUD Ciereng Kabupaten Subang terus bertambah. Jumlahnya menjadi 34 pasien dari semula hanya 10 pasien. Selain di RSUD, banyak pula pasien keracunan dirawat di RS PTPN, puskesmas, dan klinik. Jumlah totalnya korban keracunan hingga Rabu 3 Mei 2017 siang menjadi 60 orang.

Jika sebelumnya korban keracunan adalah anggota Polres Subang, maka kini menjadi lebih benyak. Salah satunya adalah para pegawai Disnakertrans, Satpol PP, Dishub, anggota Kodim, termasuk beberapa keluarganya. Mereka diketahui adalah yang hadir saat acara peringatan Hari Buruh Internasional di Kantor Disnakertrans Subang. Diduga, beberapa dari mereka membawa makanan ke rumah dan disantap keluarganya.

Plt Bupati Subang Imas Aryumningsih didampingi beberapa pejabat menjenguk pasien keracunan yang dirawat di RSUD Subang. Imas mengatakan, biaya pengobatan korban keracunan akan ditanggung Pemkab Subang yang bekerja sama dengan RSUD Subang.

“Saya dapat laporan di RSUD Ciereng ada 34 orang yang dirawat, mereka sudah mendapat penanganan medis, mudah-mudahan bisa cepat pulih. Ini musibah, tak ada unsur kesengajaan dari panitia, apalagi banyak pegawai Disnakertrans yang dirawat juga,” katanya.

Muntah-muntah

Plt Direktur RSUD Subang, Eka mengatakan sejak kemarin pagi hingga malam, jumlah pasien terus bertambah. Gejala yang dialami pasien sama yaitu ganguan pada perut, muntah-muntah, dan diare. “Mereka sudah ditangani, sebagian dirawat dan ada juga yang berobat jalan,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Subang, Dwinan Marchiawati, mengatakan bahwa hasil pengecekan jumlah total pasien yang dirawat, diduga mengalami keracunan sebanyak 60 orang. Mereka dirawat di beberapa tempat, 34 orang di RSUD Ciereng, sebagian lagi di RS PTPN, puskesmas, dan klinik. “Itu belum termasuk yang terkena tapi berobat jalan. Selasa siang, laporan yang diterima terkena 48, dan 24 di antaranya di rawat termasuk 10 di RSUD, Sekarang di RSUD saja ada 34 pasien,” ujarnya.

Dikatakan Dwinan, pengecekan dan pendataan masih terus berlangsung. Sebab selain yang hadir dan mengkonsumsi makanan pada saat acara, Senin, ternyata ada juga yang keluarganya terkena. Itu karena ada di antaranya membawa pulang makanan, sehingga dikonsumsi keluarganya. “Kami terus memantau perkembangan dan melakukan evaluasi, pasien yang dirawat sedang mendapat penganan, sebagian mulai membaik, mudah-mudahan bisa cepat pulih,” katanya.

Sehari sebelumnya, Selasa 2 Mei 2017 siang dilaporkan 48 anggota polres terkena keracunan, 24 di antaranya dirawat. Dari jumlah tersebut 10 pasien di RSUD Ciereng, dan 14 lainnya di klinik dan puskesmas.***

Source link


Sumber: http://ift.tt/2pwCm20